Kamis, 23 Juni 2011

komunikasi data

Pengertian komunikasi adalah pertukaran maklumat antara 2 individu menggunakan set simbol, petunjuk atau kelakuan yg sama. Komunikasi juga bermaksud berkongsi maklumat sama ada secara setempat(local) atau  jauh(remot). Komunikasi setempat adalah komunikasi antara muka kemuka. 

Komunikasi jarak jauh adalah komunikasi melalui jarak yang jauh. Sedangkan data adalah angka, huruf atau simbol yang berada dalam file-file dan dapat di proses oleh komputer atau bisa disebut juga fakta mentah sebelum diproses pada komputer. Dalam komputer data diwakili oleh digit perduaan (0s dan 1s) yang berarti binary information units (bits). 

Maklumat terdiri dalam bentuk data, suara, image, alfabet dan kode yang telah diproses. Dalam bentuk yang boleh digunakan dan difahami oleh penerima. Kode sembarang message yang boleh dibaca dan mempunyai maksud dan difahami oleh pengguna akhir.
Dalam bentuk sederhana, komunikasi data terjadi antara 2 device yang secara langsung berhubungan dengan medium transmisi point to point. Bila bentuk ini dipakai maka:
§  · Bila device berada pada bagian yang jauh maka akan mahal, contoh : untuk menghubungkan link
antara 2 device yang jauhnya ribuan mil.
§  · Adanya set-set device, masing-masing memerlukan sebuah link ke lainnya pada variasi waktu,
contoh : semua telephone didunia dan semua terminal dan komputer dimiliki oleh suatu organisasi tunggal kecuali untuk kasus dengan sedikit device, hal tersebut tidak praktis untuk menggelar kabel antara masingmasing pasangan device.
stasiun adalah suatu kumpulan device yang akan berkomunikasi, dapat berupa komputer-komputer, terminal-terminal, telephone-telephone atau device komunikasi lainnya. Tiap stasiun menghubungkan ke jaringan node (network node). Set-set node tersebut merupakan pembatasan dari jaringan komunikasi yang sanggup mentransfer data antar pasangan stasiun-stasiun. Tipe dari jaringan komunikasi dalam buku ini :
§  · Switched network , data ditransfer dari sumber ke tujuan melalui hubungan node seri. 
§  Circuit-switched network, arah komunikasi diwujudkan antara 2 stasiun melalui jaringan node contoh umum : jaringan telephone. 
§  Packet-switched network, data dikirim dalam serangkaian potongan-potongan kecil, yang dinamakan paket. tiap paket melewati jaringan dari node ke node sepanjang jalur yang menghubungkan sumber ke tempat tujuan. Contoh umum: komunikasi terminal ke komputer dan komputer ke komputer.
§  · Broadcast network, terdapat transmitter/receiver yang berkomunikasi melalui medium yang disebar oleh stasiun-stasiun lain. Suatu transmisi dari satu stasiun di-broadcast ke dan diterima oleh semua stasiun lainnya. Contoh sederhana : CB Radio System. Dalam kasus berikutnya data ditransmisikan dalam paket-paket, karena medium dibagi-bagi, maka hanya suatu stasiun pada suatu waktu yang dapat mentransmisi suatu paket

Rabu, 22 Juni 2011

media komunikasi

Berdasarkan latar belakang sejarah, ilmu komunikasi telah mengalami perkembangan yang memerlukan waktu cukup panjang. Bermula dari suatu keterampilan tentang persuratkabaran (Zaitungskunde di Eropa, dan Jurnalistik di Amerika) kemudian berkembang dan berubah menjadi suatu disiplin ilmu yang bernama ilmu komunikasi.

Suratkabar sebagai studi ilmiah mulai menarik perhatian pada tahun 1884. studi tentang pers muncul dengan nama Zaitungskunde di Universitas Bazel (swiss, dan delapan tahun kemudian (1892) muncul juga di Universitas Leipzig di Jerman. Kehadiran pengetahuan persuratkabaran ini semakin menarik perhatian ilmuwan. Pakar sosiologi, Max Weber, pada Konggres Sosiologi (1910) mengusulkan agar sosiologi pers dimasukkan sebagai proyek pengkajian sosiologi di samping sosiologi organisasi. Weber pun telah meletakkan dasar-dasar ilmiah bagi pengkajian pers sebagai studi akademik. Sepuluh tahuan kemudian pakar sosiologi lainnya, Ferdinant Tonnies, mengkaji sifat pendapat umum dalam masyarakat massa. Dalam hubungan antara pers dan pendapat umum itulah kemudian yang menaikkan gengsi suratkabar menjadi ilmu dengan nama Zaitungswissenschaft (ilmu suratkabar) pada tahun 1925. dengan demikian persuratkabaran tidak tidak lagi dipandang sebagai keterampilan belaka (Zaitungskunde), melainkan telah tumbuh sebagai suatu disiplin ilmu.

Munculnya radio dan film pada awal abad ke-20 membuka pengkajian baru yang lebih luas daripada suratkabar. Demikian pula dengan berkembangnya kajian mengenai pendapat umum dan kajian retorika, semakin meluaskan disiplin ilmu ini, sehingga tidak dapat lagi ditampung dalam oleh Zaitungswissenschaft. Untuk itu pada tahun 1930 Walter Hagemann mengusulkan dan memperkenalkan nama Publizistik sebagai suatu disiplin ilmu yang mencakup bukan saja suratkabar, tetapi juga radio, film, retorika, dan pendapat umum. Menurut Hagemann, Publisistik adalah ilmu tentang isi kesadaran yang umum dan aktual.

Dalam perkembangan selanjutnya Publisistik semakin mendapat pengakuan sebagai salah-satu disiplin ilmu dalam ilmu sosial. Obyek penelitiannya bukan lagi suratkabar melainkan offentiche aussage(pernyataan umum). Kemudian Emil Dofivat menyebut publisistik sebagai segala upaya menggerakkan dan membimbing tingkah laku khalayak secara rohaniah. Dengan demikian publisistik diakui sebagai suatu kekuatan yang dapat mengendalikan tingkah-laku manusia dan mewarnai perkembangan sejarahnya.

Sabtu, 04 Juni 2011

tujuan komunikasi interpersonal


Tujuan Komunikasi Interpersonal
ada 6 tujuan dari Komunikasi interpersonal mungkin mempunyai beberapa tujuan. Di sini akan dipaparkan oleh muhammad, 2004

1. Menemukan Diri Sendiri
Salah satu tujuan komunikasi interpersonal adalah menemukan personal atau pribadi. Bila kita terlibat dalam pertemuan interpersonal dengan orang lain kita belajar banyak sekali tentang diri kita maupun orang lain.
 
Komunikasi interpersonal memberikan kesempatan kepada kita untuk berbicara tentang apa yang kita sukai, atau mengenai diri kita. Adalah sangat menarik dan mengasyikkan bila berdiskusi mengenai perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita sendiri. Dengan membicarakan diri kita dengan orang lain, kita memberikan sumber balikan yang luar biasa pada perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita.

2. Menemukan Dunia Luar
Hanya komunikasi interpersonal menjadikan kita dapat memahami lebih banyak tentang diri kita dan orang lain yang berkomunikasi dengan kita. Banyak informasi yang kita ketahui datang dari komunikasi interpersonal, meskipun banyak jumlah informasi yang datang kepada kita dari media massa hal itu seringkali didiskusikan dan akhirnya dipelajari atau didalami melalui interaksi interpersonal.

3. Membentuk Dan Menjaga Hubungan Yang Penuh Arti
Salah satu keinginan orang yang paling besar adalah membentuk dan memelihara hubungan dengan orang lain. Banyak dari waktu kita pergunakan dalam komunikasi interpersonal diabadikan untuk membentuk dan menjaga hubungan sosial dengan orang lain.

4. Berubah Sikap Dan Tingkah Laku
Banyak waktu kita pergunakan untuk mengubah sikap dan tingkah laku orang lain dengan pertemuan interpersonal. Kita boleh menginginkan mereka memilih cara tertentu, misalnya mencoba diet yang baru, membeli barang tertentu, melihat film, menulis membaca buku, memasuki bidang tertentu dan percaya bahwa sesuatu itu benar atau salah. Kita banyak
menggunakan waktu waktu terlibat dalam posisi interpersonal.

5. Untuk Bermain Dan Kesenangan
Bermain mencakup semua aktivitas yang mempunyai tujuan utama adalah mencari kesenangan. Berbicara dengan teman mengenai aktivitas kita pada waktu akhir pecan, berdiskusi mengenai olahraga, menceritakan cerita dan cerita lucu pada umumnya hal itu adalah merupakan pembicaraan yang untuk menghabiskan waktu. Dengan melakukan komunikasi interpersonal semacam itu dapat memberikan keseimbangan yang penting dalam pikiran yang memerlukan rileks dari semua keseriusan di lingkungan kita.


6. Untuk Membantu.
Ahli-ahli kejiwaan, ahli psikologi klinis dan terapi menggunakkan komunikasi interpersonal dalam kegiatan profesional mereka untuk mengarahkan kliennya. Kita semua juga berfungsi membantu orang lain dalam interaksi interpersonal kita sehari-hari. Kita berkonsultasi dengan seorang teman yang putus cinta, berkonsultasi dengan mahasiswa tentang mata kuliah yang sebaiknya diambil dan lain sebagainya.