Minggu, 01 November 2020

Pengertian Teknologi Tepat Guna


Teknologi Tepat guna dikaitkan dengan istilah tepat guna, hal ini menunjukkan sebagai suatu upaya seleksi dan usaha-usaha pemanfaatannya agar sesuai dengan kepentingan pembangunan pedesaan. Dengan demikian secara operasional teknologi tepat guna bukan hanya berarti pada alat atau perankat keras sarana produksi, melainkan lebih dari itu. Disini mencakup perangkat lunak dan pengetahuan pengetahuan lain yang menunjang dapat dikembangkan di desa.

Selanjutnya dalam (Slamet, 1994 : 53), Teknologi Tepat Guna atau yang disingkat dengan teknologi tepat guna adalah teknologi yang digunakan dengan sesuai ( tepat guna). Ada yang menyebutnya teknologi tepat guna sebagai teknologi yang telah dikembangkan secara tradisional, sederhana dan proses pengenalannya banyak ditentukan oleh keadaan lingkungan dan mata pencaharian pokok masyarakat tertentu 

Menurut Kamaludin (1983: 40) dalam (Soetomo, 2009: 212) pengertian teknologi tepat dirumuskan melalui dua hal penting. Pertama, secara bagaimana teknologi dikembangkan, diarahkan dan dikendalikan untuk menunjang kesejahteraan hidup manusia. Kedua, secara bagaimana teknologi itu digunakan dalam penggalian dan pengembangan kekayaan alam yang membawa manfaat bagi manusia secara terus menerus dengan mengamankan lingkungan hidup bagi generasi yang akan datang.

Sebagaimana telah dikemukakan pada kriteria dan syarat dan kesesuaian teknologi tepat guna, dapat dikemukakan ciri-ciri yang cukup menggambarkan teknologi tepat guna (walaupun tidak berarti sebagai batasan) adalah sebagai berikut: 

  1. perbaikan teknologi tradisional yang selama ini menjadi tulang punggung pertanian, industri, pengubah energi, transportasi, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di suatu tempat, 
  2. biaya investasi cukup rendah/ relatif murah, 
  3. teknis cukup sederhana dan mampu untuk dipelihara dan didukung oleh keterampilan setempat, 
  4. masyarakat mengenal dan mampu mengatasi lingkungannya, 
  5. cara pendayagunaan sumber-sumber setempat termasuk sumber alam, energi, bahan secara lebih baik dan optimal, (6) alat mandiri masyarakat dan mengurangi ketergantungan kepada pihak luar (self-realiance motivated) (Aini, 1996 :10).

Banyak alasan dapat dikemukakan untuk menjelaskan mengapa teknologi tepat perlu diterapkan di negara-negara sedang berkembang. Beberapa diantaranya yang cukup penting adalah: 
  1. teknologi tepat lebih sederhana dan lebih mudah dipahami oleh masyarakat yang masih berada dalam tingkat ketrampilan dan kebudayaan teknologi yang rendah 
  2. peralatan relative lebih murah dan memberikan kemungkinan skala produksi yang lebih rendah dan lebih tepat untuk pasaran yang masih terbatas,
  3. teknologi itu bersifat padat karya, sehingga membuka kesempatan kerja yang lebih luas dan dapat mengatasi masalah pengangguran, 
  4. teknologi tepat tidak bersifat mengacaukan dan menimbulkan ketegangan sosial, sehingga kepincangan sosial dapat dihindari (Soetomo,2009: 212)

Dengan demikian teknologi tepat guna mempunyai kriteria yang dapat dikatakan sebagai teknologi tepat guna, yaitu: 
  1. Apabila teknologi itu sebanyak mungkin mempergunakan sumber-sumber yang tersedia banyak di suatu tempat, 
  2. Apabila teknologi itu sesuai dengan keadaan ekonomi dan sosial masyarakat setempat, 
  3. Apabila teknologi itu membantu memecahkan persoalan/ masalah yang sebenarnya dalam masyarakat, bukan teknologi yang hanya bersemayam dikepala perencananya (Slamet. 1993:56).

Suatu yang harus diperhatikan bahwa, masalah-masalah pembangunan boleh jadi memerlukan pemecahan yang unik dan khas, jadi teknologi-teknologi tersebut tidak perlu dipindahkan ke negara-negara atau kedaerah lain dengan masalah serupa. Apa yang sesuai disuatu tempat mungkin saja tidak cocok di lain tempat. Maka dari itu tujuan teknologi tepat guna adalah melihat pemecahan-pemecahan terhadap masalah-masalah tertentu dan menganjurkan mengapa hal itu “sesuai”.


Tidak ada komentar: